Joseph Alois Schumpeter (1883-1950)
“Bisakah kapitalisme bertahan? Tidak. Saya kira mereka tidak bisa. ” Dengan demikian membuka prolog Schumpeter ke bagian bukunya tahun 1942, Kapitalisme, Sosialisme, dan Demokrasi. Orang mungkin berpikir, berdasarkan kutipan, bahwa Schumpeter adalah seorang Marxis. Tetapi analisis yang mengarahkan Schumpeter pada kesimpulannya berbeda sekali dengan Karl Marx. Marx percaya bahwa kapitalisme akan dihancurkan oleh musuh-musuhnya (kaum proletar), yang konon kapitalisme dieksploitasi, dan dia menikmati prospek itu. Schumpeter percaya bahwa kapitalisme akan dihancurkan oleh keberhasilannya, bahwa ia akan menelurkan kelas intelektual besar yang mencari nafkah dengan menyerang sistem borjuis milik pribadi dan kebebasan yang sangat diperlukan untuk keberadaan kelas intelektual. Dan tidak seperti itu Marx, Schumpeter tidak menyukai kehancuran kapitalisme. "Jika seorang dokter meramalkan bahwa pasiennya akan mati saat ini," tulisnya, "ini tidak berarti dia menginginkannya."...