Postingan

Joseph Alois Schumpeter (1883-1950)

“Bisakah kapitalisme bertahan? Tidak. Saya kira mereka tidak bisa. ” Dengan demikian membuka prolog Schumpeter ke bagian bukunya tahun 1942, Kapitalisme, Sosialisme, dan Demokrasi. Orang mungkin berpikir, berdasarkan kutipan, bahwa Schumpeter adalah seorang Marxis. Tetapi analisis yang mengarahkan Schumpeter pada kesimpulannya berbeda sekali dengan Karl Marx. Marx percaya bahwa kapitalisme akan dihancurkan oleh musuh-musuhnya (kaum proletar), yang konon kapitalisme dieksploitasi, dan dia menikmati prospek itu. Schumpeter percaya bahwa kapitalisme akan dihancurkan oleh keberhasilannya, bahwa ia akan menelurkan kelas intelektual besar yang mencari nafkah dengan menyerang sistem borjuis milik pribadi dan kebebasan yang sangat diperlukan untuk keberadaan kelas intelektual. Dan tidak seperti itu  Marx, Schumpeter tidak menyukai kehancuran kapitalisme. "Jika seorang dokter meramalkan bahwa pasiennya akan mati saat ini," tulisnya, "ini tidak berarti dia menginginkannya."...

Adam Smith: Bapak Ekonomi

Adam Smith adalah filsuf abad ke-18 yang terkenal sebagai bapak ekonomi modern, dan pendukung utama kebijakan ekonomi laissez-faire. Dalam bukunya yang pertama, "Theory of Moral Sentiments," Smith mengusulkan gagasan tentang tangan yang tak terlihat — kecenderungan pasar bebas untuk mengatur diri mereka sendiri melalui kompetisi, penawaran dan permintaan, dan kepentingan pribadi. Smith juga dikenal karena teorinya tentang kompensasi perbedaan upah, yang berarti bahwa pekerjaan yang berbahaya atau tidak diinginkan cenderung membayar upah lebih tinggi untuk menarik pekerja ke posisi-posisi ini. Tetapi ia paling terkenal karena bukunya tahun 1776: "Sebuah Pertanyaan tentang Alam dan Penyebab Kekayaan Bangsa-Bangsa." Baca terus untuk mengetahui tentang bagaimana filsuf Skotlandia ini menentang merkantilisme untuk menjadi bapak perdagangan bebas modern dan pencipta konsep yang sekarang dikenal sebagai PDB. Masa muda Catatan sejarah kehidupan Smith dimulai pada tangg...

Profil Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Gambar
Sri Mulyani Indrawati Lahir di Bandar Lampung pada tanggal 26 Agustus 1962.  Menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1986). Melanjutkan pendidikannya di University of Illinois Urbana Champaign, Amerika Serikat dan mendapatkan gelar Master of Science of Policy Economics (1990). Setelah itu ia mendapatkan gelar Ph.D of Economics (1992). Spesialis penelitian Ekonomi Moneter dan Perbankan serta Ekonomi Tenaga Kerja ini pada awal Oktober 2002 terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group).  Sejak 1 November 2002, ia mewakili 12 negara anggota SEA Group di International Monetary Funds. Menteri Keuangan Sri Mulyani merupakan seorang ekonom yang menjadi Menteri Keuangan Indonesia sejak 2016; sebelumnya dia menjabat di jabatan yang sama dari 2005 hingga 2010. Pada Juni 2010 dia diangkat sebagai Direktur Pelaksana Kelompok Bank Dunia dan mengun...